Showing posts with label takaful abror. Show all posts
Showing posts with label takaful abror. Show all posts

Monday, June 7, 2010

KAMPANYE IKLAN TAKAFUL ABROR, BAB IV

TEKNIS PRODUKSI MEDIA

4. 1. Media Koran

Luas ukuran 42 cm x 29,7 cm cetak sparasi diatas kertas koran dengan format landscape, memanfaatkan setengah dari halaman penuh media koran Pikiran Rakyat yang berukuran 54 cm x 35,6 cm format potrait. Pertimbangan hanya menggunakan setengah dari halaman penuh media koran adalah selain faktor biaya, juga memperbesar kemungkinan pesan dicerna lebih lama, karena bagian lain dalam ruang yang sama diisi dengan kabar berita berwarna hitam putih, dengan begitu target sasaran memiliki peluang besar mencerna isi pesan sambil mengkonsumsi isi berita.

Gambar 5 Media Koran



4. 2. Media Bollboard

Billboard merupakan salah satu media yang paling dekat dengan target sasaran ketika sedang berkendara di jalanan, perempatan lampu merah atau jalan-jalan yang sering sekali terjadi kemacetan merupakan tempat yang strategis dimana pesan kampanye dapat disampaikan dengan waktu lebih lama untuk dapat dilihat dan dicerna oleh target sasaran. Teknik produksi yang dilakukan pada media billboard sedikit berbeda dengan apa yang ada pada umumnya, tidak hanya mengandalkan kelebihan dari visual tapi juga memanfaatkan bentuk tiga dimensi dalam penyampaian pesan.


Gambar 6 Media Billboard



Media billboard dengan versi perban misalnya, papan billboard yang berukuran 600 cm x 300 cm dan tinggi mencapai 700 cm ditempel dengan busa yang berbentuk kepala mobil jenis Minibus, tampak rusak akibat menabrak papan billboard hingga menembus keluar, kemudian papan billboard dibungkus dengan kain putih yang berukuran lebar 20 cm dan panjang secukupnya sebagai gambaran atas jaminan yang diberikan. Eksekusi yang sama juga diterapkan pada versi jahitan dan plaster, dimana potongan-potongan tali ditempel tepat pada gambar sobekan yang ada pada kepala mobil jenis Sedan, dan kerusakan yang terjadi pada bagian depan mobil jenis Jeep, ditempel dengan kain putih yang berisi busa, sehingga tampak lebih menonjol. Untuk copy visual, no. telepon dan logo Takaful Abror, dicetak dengan tekhnik sablon pada selembar plastik yang berupa police line.


4. 3. Media Ambient

Penyampaian pesan melalui media ambient merupakan salah satu cara untuk lebih mendekatkan Takaful Abror kepada khalayak sasarannya, memanfaatkan lingkungan sekitar dimana masyarakat biasanya menggunakan kendaraan mereka. Seperti tampak pada gambar dibawah ini, terdapat tiang pembatas lampu merah yang rusak akibat tertabrak mobil, kemudian dibungkus dengan perban sebagai gambaran atas pesan Takaful Abror yang memberikan jaminan lebih banyak dengan satu kali pembayaran premi. Inti pesan disampaikan melalui kata-kata yang tertera pada police line, biasa digunakan untuk melindungi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Teknis produksi yang dilakukan benar-benar membungkus tiang pembatas yang rusak dengan kain perban, kemudia dikelilingi dengan police line terbuat dari kertas plastik yang disablon dengan warna hitam.


Gambar 7 Media Ambient

4. 4. Media Majalah

Pesan yang disampaikan memanfaatkan karakter fisik dari majalah yang berukuran 41,1 cm x 27,4 cm, lipatan yang tepat berada ditengahnya digunakan untuk mengangkat gambar police line yang ditempel pada permukaan visual sehingga menimbulkan efek tiga dimensi, hal ini adalah usaha yang dilakukan untuk menahan selama mungkin pembaca majalah, sehingga memberi kesempatan pada pesan untuk dicerna, tekhnik produksi menggunakan cetak ofset.


Gambar 8 Media Majalah

4. 5. Surat Langsung

Surat langsung (direct mail) diterapkan pada kampanye tahap kedua dimana tujuannya adalah untuk mengajak masyarakat yang berpotensi untuk menjadi peserta Takaful Abror. Melalui media ini Takaful Abror dapat secara langsung menyajikan banyaknya jenis jaminan yang diberikan dalam satu kali pembayaran premi kepada target sasaran yang dituju. Produksi yang dilakukan dengan cara cetak sparasi yang akan.


Gambar 9 Surat Langsung (Direct Mail)

4. 6. Internet

Media global yang juga biasa digunakan oleh target sasaran secara demografis dalam mandapatkan informasi, peluang untuk menyampaikan pesan terbuka dengan memanfaatkan situs resmi harian umum Pikiran Rakyat. Melalui media ini pesan bahwa Takaful Abror memberikan banyak jaminan dalam satu kali pembayaran premi disampaikan dengan satu kali klik, maka pengguna mendapatkan informasi setiap jaminan dalam window yang berbeda sebagai rasional kreatif memberi lebih banyak. Iklan dalam media ini dibuat dengan luas layar 1024 x 576 pixel, resolusi 300 dpi.


Gambar 10 Media Internet

Saturday, June 5, 2010

KAMPANYE IKLAN TAKAFUL ABROR, BAB III

KONSEP PERANCANGAN KAMPANYE IKLAN TAKAFUL ABROR

3. 1. Strategi Komunikasi

Penyampaian manfaat Takaful Abror kepada masyarakat menggunakan jenis komunikasi massa yang mencakup sejumlah khalayak yang tersebar melalui media cetak, sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak (Rahmat, 1996). Berkaitan dengan hal ini, kampanye iklan yang dilakukan dalam menyampaikan manfaat asuransi Takaful Abror termasuk dalam bentuk komunikasi massa yang bersifat satu arah (kampanye informatif), dimana pesan-pesan kampanye mengalir begitu saja tanpa adanya interaksi secara langsung dengan khalayak, karena pesan yang disampaikan sepenuhnya menggunakan media massa (Venus, 2004).

3. 1. 1. Target Sasaran

Secara umum target pasar Takaful Abror adalah seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor roda empat (mobil) dan tinggal didaerah perkotaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Definisi target sasaran diatas dapat dijabarkan menjadi tiga karakter utama yaitu demografis yang terdiri atas karakter agama, jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaan. Psikografis meliputi gaya hidup konsumen dan aktivitasnya serta geografis yang meliputi lokasi spesifik, luas daerah, budaya dan tempat tinggal sasaran.

  1. Demografis.

    Laki-laki atau perempuan dengan usia 25 sampai 55 tahun, pekerjaan sebagai pegawai negeri, pegawai swasta atau pengusaha.

  2. Psikografis.

    Masyarakat urban perkotaan yang menggunakan mobil untuk melakukan aktivitas pekerjaan kantor, belanja, berlibur atau para pengusaha yang sering berpergian ke luar kota dengan kendaraan pribadinya.

  3. Geografis.

    Mencakup wilayah Indonesia secara keseluruhan dan wilayah Bandung yang digunakan sebagai studi kasus.

3. 1. 2. Tujuan Komunikasi

Untuk tahap awal kegiatan kampanye iklan diarahkan untuk menciptakan perubahan pada masyarakat yang tidak mengetahui Takaful Abror, pengaruh yang diharapkan adalah munculnya kesadaran atau meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat Takaful Abror. Tujuan utamanya adalah menampung sebanyak mungkin peserta untuk mencapai target premi yang telah ditentukan oleh pihak perusahaan. Secara tidak langsung kampanye iklan yang jalankan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat dasar asuransi kendaraan bermotor.

3. 1. 3. Pesan Utama Komunikasi

Alasan yang mendasari keputusan dalam memberikan jaminan yang berbeda dalam satu kali premi adalah untuk memberi kemudahan bagi masyarakat yang menjadi peserta Takaful Abror, dimana peserta tidak perlu direpotkan dengan pembayaran premi lebih setiap tahunnya untuk mendapatkan jaminan dan pelayanan lebih banyak atas kerugian yang terjadi. Pesan utama yang akan disampaikan melalui Kampanye iklan adalah Takaful Abror memberikan jaminan atau perlindungan lebih banyak terhadap resiko yang mungkin akan terjadi dalam satu kali pembayaran premi setiap tahunnya.

3. 1. 4. Positioning

Positioning merupakan strategi dalam menempatkan suatu produk di hati para konsumen, juga suatu cara untuk membedakan produk dengan produk lain yang sejenis. Seperti yang ditulis Hermawan Kartajaya, positioning harus memiliki nilai yang dianggap unik atau USP (Unique Selling Point) oleh khalayak, sehingga nilai tersebut menjadi alasan mengapa produk tersebut dikonsumsi. Positioning juga harus memiliki perbedaan (differensiation) dengan produk lain yang sejenis.

Takaful Abror memposisikan dirinya sebagai "lembaga keuangan yang memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan bermotor dalam usaha meringankan beban kerugian secara bersama-sama berdasarkan syariah Islam". Takaful Abror sebagai asuransi kendaraan bermotor dengan sistem syariah, ternyata belum cukup untuk menjadikannya positioning yang kuat, karena himbauan pemerintah Indonesia dan melihat pangsa pasar yang potensial, asuransi konvensional ikut mendirikan unit-unit asuransi dengan sistem syariah.

Akan tetapi Takaful Abror tetap memiliki perbedaan yang tidak dimiliki asuransi syariah unit konvensional, yaitu dari segi pengelolaan dana. Takaful Abror menjanjikan proses pengelolaan dana yang bersih dan benar-benar berlandaskan syariah Islam, karena dana premi yang dikelola akan diinvestasikan ke lembaga-lembaga yang juga dengan sistem syariah. Dalam Takaful Abror juga terdapat Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang memberikan keputusan terhadap jenis produk apa yang dibenarkan untuk ditawarkan kepada masyarakat dan kemana dana peserta yang terkumpul diinvestasikan. Berbeda dengan asuransi syariah unit dari asuransi konvensional, walaupun sistem yang diterapkan sama akan tetapi dana premi yang terkumpul tetap dikelola oleh induk asuransinya, dengan kata lain dana yang ada diinvestasikan ke lembaga-lembaga yang juga konvensional.

Sedangkan wujud nyata dari kemudahan yang dijanjikan Takaful Abror adalah penyajian Paket Abror, dengan memberikan perlindungan lebih banyak terhadap kendaraan bermotor dalam satu kali pembayaran premi setiap tahunnya. Hal ini akan memudahkan bagi peserta dibandingkan dengan asuransi lain ketika mengalami kerugian diluar jaminan yang disepakati, karena dalam asuransi pada umumnya peserta hanya mendapatkan satu jenis jaminan dalam satu pembayaran premi. Keunikan lainnya adalah jika salah satu peserta mengalami kerugian maka seluruh peserta secara bersama-sama ikut membantu meringankan melalui sisihan premi yang diniatkan dari awal untuk dana sumbangan.

Dari kelebihan-kelebihan yang dimiliki, terdapat beberapa alternatif kesimpulan yang salah satunya akan menjadi tage line dari produk yang dikampanyekan, alternatif dari kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut :

  1. Menyelesaikan banyak masalah dalam satu cara.
  2. Ringan jumlahnya berat manfaatnya.
  3. Kami mengemas setiap masalah yang datang dalam satu paket.
  4. Pilihan anda hanya satu
  5. Dari batasan kami ada.
  6. Repot, bukan disini tempatnya.
  7. Ringan beban banyak manfaat.
  8. Tidak semua beban memberatkan.
  9. Ringan tapi banyak.
  10. Mengatasi setiap masalah.
  11. Kemudahan dari setiap masalah.
  12. Kemudahan bersama.
  13. Biar kecil tapi banyak
  14. Mengatasi masalah bersama.
  15. Melapangkan masalah.

Dari beberapa alternatif diatas yang dianggap paling mewakili untuk dijadikan tage line produk adalah kalimat 'Kemudahan Bersama'. Kata 'kemudahan' diambil dari janji Takaful Abror kepada para peserta dan calon peserta asuransi yang akan mendapatkan banyak manfaat dengan satu kali pembayaran premi. Kemudahan ini bersifat tidak tetap karena seiring dengan perjalanannya Takaful Abror akan terus mengalami perkembangan dengan inovasi-inovasi baru lainnya, semua inovasi yang diberikan tentunya untuk memudahkan masyarakat dalam berasuransi, sehingga janji kemudahan akan tetap berlaku.

Sedangkan kata 'Bersama' diambil dari deferensiasi konteks Takaful Abror sebagai asuransi syariah, yang menerapkan sistem kebersamaan antar peserta dalam menjamin kerugian yang terjadi. Jika diterapkan, tage line akan menjadi satu kalimat dengan bunyi 'Kemudahan Bersama Takaful Abror', berarti kemudahan dalam usaha meringankan kerugian yang terjadi bersama Takaful Abror. Dengan begitu tage line 'Kemudahan Bersama' akan memperkuat identitas Takaful Abror sebagai wadah untuk meringankan beban kerugian yang terjadi secara bersama-sama, baik itu antara peserta dengan peserta lainya maupun antara peserta dengan Takaful Abror.

3. 1. 5. Materi Pesan

Pesan kampanye yang dilaksanakan menginformasikan kemudahan yang dijanjikan Takaful Abror pada khalayak, dalam mendapatkan lebih dari satu jaminan dan pelayanan hanya dengan satu kali pembayaran premi setiap tahunnya. Materi lainnya dari pesan kemudahan yang ingin disampaikan adalah, layanan informasi lewat telepon on line 24 jam dan situs perusahaan sebagai media informasi lebih lengkap atas jenis jaminan dan pelayanan yang disediakan.

3. 2. Strategi Kreatif

Dalam proses penyampaian pesan kepada khalayak perlu disusun sebuah strategi agar dapat mempengaruhi khalayak. Menurut Fishbein dan Ajzen (Venus, 2004) sebuah pesan akan mempunyai pengaruh yang besar untuk mengubah perilaku khalayak jika dikemas sesuai dengan kepercayaan yang ada pada diri khalayak.

3. 2. 1. Pendekatan Kreatif

Beberapa proses yang digunakan untuk melakukan pendekatan secara kreatif :

  1. Gagasan Visual

    Gagasan yang muncul bermula dari sebuah pertanyaan 'Apa yang ingin disampaikan dari Takaful Abror?' (what to say), dalam hal ini Takaful Abror memberikan jaminan lebih banyak dengan satu kali pembayaran premi tanpa membedakan jenis jaminan seperti yang terdapat pada asuransi lain. Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah 'Bagaimana cara menyampaikannya? (how to say).

    Dalam setiap kampanye periklanan, pada umumnya pengiklan selalu melakukan satu dari dua hal (Lwin dan Aitchison, 2005). Pertama, apa yang akan terjadi jika masyarakat menggunakan produk yang diiklankan dan yang kedua adalah sebaliknya, apa yang akan terjadi jika masyarakat tidak menggunakan produk yang diiklankan. Kampanye iklan Takaful Abror menggunakan cara yang kedua, masyarakat tetap akan mendapatkan banyak jaminan atas kendaraan mereka walau tanpa Takaful Abror, bedanya biaya yang dikeluarkan sebanyak jaminan yang diambil. Dalam Takaful Abror cukup dengan satu kali pembayaran premi, para peserta akan mendapatkan lebih banyak tanpa memisahkan jenis jaminan.

    Untuk memvisualisasikan bentuk jaminan dalam kampanye Takaful Abror menggunakan personifikasi, dengan perumpamaan sebuah mobil adalah manusia. Jika manusia mengalami luka secara fisik maka tindakan yang umum dilakukan adalah diobati, bentuk perawatan ini yang kemudian dipindahkan ketubuh mobil yang mengalami kecelakaan atau kerusakan. Pesan bahwa Takaful Abror menjamin lebih banyak dengan satu kali premi, disampaikan dengan cara menunjukkan akibat yang terjadi pada pesaingnya yang memisahkan jaminan dengan pembayaran premi yang berbeda, dengan begitu kerusakan yang terjadi tidak ditanggung karena tidak termasuk jenis jaminan yang disepakati. Visual menunjukkan hanya ada satu jaminan dari dua kerusakan yang terjadi, karena untuk menjamin kerusakan lainya peserta diharuskan membayar premi tambahan.


  2. Pendekatan Bahasa

    Para pemilik kendaraan bermotor terutama untuk kendaraan mobil umumnya sudah mengenal dunia asuransi dan mengerti tentang jaminan dan pertanggungan, oleh karena itu bahasa yang digunakan langsung menerangkan keunikan yang dimiliki Takaful Abror. Pesan utama komunikasi yang berisi banyaknya jaminan dalam satu kali pembayaran premi yang diberikan tanpa membedakan jenisnya, dijelaskan dengan kalimat "satu kali premi yang menjamin lebih banyak dari ini". Kalimat ini tidak hanya menyampaikan keunggulan dari Takaful Aboror, tapi juga membandingkan dengan kekurangan yang ada pada pesaingnya yang tidak cukup dengan satu kali premi untuk mendapatkan banyak jaminan.

3. 2. 2. Rasionalisasi Visual

Gagasan mempersonifikasi sebuah mobil sebagai manusia, berasal dari perilaku target sasaran yang menganggap mobil mereka lebih dari sekedar kendaraan. Ketika mobil tersebut pertama kali dibeli, maka kendaraan itu sudah merupakan bagian dari kehidupan pemiliknya, merawat, menjaga dan bahkan ada yang menganggap kendaraan mereka seperti kekasih. Mereka rela bangun lebih pagi untuk memandikan mobil kesayangannya agar terlihat bersih dan lebih menawan, jika malam tiba maka disediakan tempat yang layak untuk berlindung seperti halnya manusia.

Inilah yang menjadi Big Idea dari kampanye iklan Takaful Abror, bagaimana jika seandainya sebuah mobil itu benar-benar hidup, akan seperti apa bentuknya, baunya, rasanya dan apa yang kendaraan butuhkan ketika mengalami kerusakan akibat kecelakaan? Pada umumnya manusia yang mengalami luka fisik akibat kecelakaan, maka akan dirawat agar luka tersebut tidak semakin parah. Jenis perawatan yang diberikan juga berbeda-beda diantaranya :

  • Diberi antibiotik
  • Dibungkus perban
  • Hansaplast
  • Alat bantu Kursi roda
  • Di infus
  • Di Jahit
  • Diberi tongkat penyangga kaki
  • Digantikan dengan Kaki/tangan palsu
  • Donor darah, dan lain sebagainya.

Dari banyaknya jenis perwatan yang dapat diberikan, perawatan apa yang sama artinya dengan fungsi asuransi sebagai pelindung kerugian pemilik kendaraan. Terdapat tiga jenis perawatan atau pertolongan yang memiliki kesamaan arti dengan melindungi yaitu diperban, dajahit dan diplaster. Jenis perawatan ini yang kemudian dipindahkan pada badan mobil yang mengalami kerusakan fisik, sebagai gambaran dari tindakan nyata atas jaminan yang diberikan oleh pihak asuransi.

Disinilah letak permasalahanya, tugas dari semua perusahaan asuransi adalah mengganti kerugian yang menimpa pesertanya, namun jenis jaminan yang diberikan tidak sebanyak Takaful Aboror, ditambah lagi hanya perlu satu kali pembayaran premi untuk mendapatkannya. Visual yang ada pada kampanye Takaful Abror mendeskripsikan keadaan yang sering terjadi pada asuransi lain, dimana kerusakan yang ada tidak diganti karena tidak termasuk dalam jenis jaminan yang disepakati, sedangkan keunggulan Takaful Abror disampaikan dengan copy visual dengan pernyataan "satu kali premi yang menjamin lebih banyak dari ini".

3. 3. Strategi Media

Jika dilihat dari fungsinya semua jenis media memiliki kedudukan yang sama, karena media merupakan suatu metode komunikasi umum yang membawa pesan dari suatu kampanye iklan. Tidak ada media yang lebih baik dari media lainnya, penentuan media harus disesuaikan dengan masalah yang dihadapi, apa tujuan dari kampanye iklan yang dilaksanakan, siapa target sasarannya dan berapa anggaran yang tersedia (Terence, 2003:507).


3. 3. 1. Pemilihan Media

Strategi pemilihan media adalah untuk mencapai keefektifan pesan yang disampaikan. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan menggabungkan dan mengkombinasikan seluruh saluran kampanye yang ada, berikut pemilihan media yang disesuaikan dengan target pasar :

  1. Surat kabar

    Surat kabar merupakan media yang akrab dengan masyarakat kalangan menengah keatas, terutama mereka yang sibuk dengan aktivitas perkantoran baik itu pengusaha atau pegawai swasta. Sebelum mereka keluar dari rumah perkembangan informasi sudah ada dalam genggaman melalui surat kabar sambil menikmati sarapan pagi. Khusus untuk wilayah Bandung surat kabar yang digunakan adalah Pikiran Rakyat.

  2. Billboard

    Sebagai pengguna jalan pemilik kendaraan bermotor sangat akrab dengan media ini, dimana billboard secara sengaja ditempat pada lokasi-lokasi yang memungkinkan untuk dilihat lebih lama. Penempatan media ini tersebar di tiga tempat yang berbeda, pertama di perempatan simpang dago Jl. Ir. H. Juanda untuk wilayah Bandung Tengah, perempatan lampu merah Jl. Pasteur untuk Bandung Barat dan wilayah Bandung Utara di Jl. Setia Budhi.

  3. Majalah

    Penggunaan media ini lebih mengarah kepada target pasar yang lebih spesifik, yaitu bagi mereka berorientasi pada dunia bisnis dan merupakan konsumen majalah SWA.

  4. Internet

    Target sasaran menurut demografisnya para pekerja atau pengusaha sangat akrab dengan internet untuk mendapatkan informasi. Penempatannya memanfaatkan situs resmi harian umum Pikiran Rakyat.

  5. Direct Mail

    Surat lansung yang ditujukan kepada masyarakat potensial dilihat secara demografis dan psikkografisnya. Mengandung isi dari jenis-jenis jaminan disertai dengan surat permintaan bagi masyarakat yang ingin menjadi peserta Takaful Aboror.

  6. Ambient

    Keunggulan dari media ini adalah mengarah langsung ketarget sasaran yang dituju, dengan memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekitarnya. Penempatannya terletak di perempatan lampu merah di Jl. Gatot Subroto dan Jl. Diponegoro, Gasibu, Bandung.

3. 3. 2. Pertimbangan Dasar Penyebaran Media

Keputusan dalam menggunakan media yang dipilih adalah sebuah upaya untuk lebih mendekatkan Takaful Abror kepada masyarakat. Terdapat beberapa pertimbangan dalam rencana penyebaran media, pertama lamanya kesempatan yang dapat digunakan target sasaran untuk mencerna isi pesan, luasnya jangkauan yang dapat ditempuh dan tingginya nilai konsumsi masyarakat terhadap media yang di gunakan.

3. 3. 3. Jadwal Penyebaran Media

Kampanye iklan Takaful Abror terbagi menjadi tiga tahap, tahap pertama adalah tahap perngenalan atau informasi akan keberadaan Takaful Abror sebagai asuransi kendaraan bermotor, kedua adalah tahap mengajak khalayak untuk menjadi peserta Takaful Abror dan yang ketiga adalah tahap mengingatkan.

Tahap pertama dilakukan selama enam bulan dalam periode tahun 2007-2008, dimulai pada bulan Agustus 2007 sampai Januari 2008. Jenis media yang tersebar adalah media-media yang diperioritaskan seperti harian umum Pikiran Rakyat, billboard dan ambient yang ditempatkan pada jalan-jalan utama kota Bandung, diikuti dengan penyebaran pada media majalah, televisi dan internet sebagai strategi media yang dijalankan untuk mengisi kekosongan jadwal penyebaran media utama.

Gambar 1 Tabel Penyebaran Media

Tahap Pengenalan

Pada tahap kedua terdapat penambahan media berupa direct mail yang akan dikirimkan langsung kepada masyarakat pemilik kendaraan mobil, tujuannya adalah untuk menunjukkan secara langsung isi dari jaminan yang akan diberikan, disertai dengan surat permintaan yang harus diisi dan dikirimkan kembali jika masyarakat berminat menjadi peserta asuransi Takaful Abror. Direct Mail dikirimkan secara terus menerus dengan tenggat waktu dua bulan sekali, bulan selanjutnya dugunakan untuk mengevaluasi hasil dari strategi pengiriman dan begitu seterusnya.

Gambar 2 Tabel Penyebaran Media

Tahap Mengajak

Selanjutnya batas waktu yang digunakan pada tahap ketiga tidak terbatas, karena tahap ini digunakan sebagai tahap dimana kampanye yang dilakukan berfungsi sebagai pengingat dari nilai-nilai yang telah disampaikan pada kampanye tahap pertama dan kedua. Bobot informasi yang diberikan memang tidak sesering pada tahap pertama dan kedua, walau begitu usaha untuk menanamkan nilai-nilai dan manfaat yang terkandung dalam Takaful Abror dilakukan secara terus menerus.

Gambar 3 Tabel Penyebaran Media

Tahap Mengingatkan


3. 4. Konsep Visual

3. 4. 1. Format Desain

Format desain dari visual disesuaikan dengan media utama yang berbentuk landscape, penempatan disurat kabar harian umum Pikiran Rakyat hanya memanfaatkan setengah dari halaman penuh, hal ini merupakan strategi kecil yang diterapkan agar kemungkinan iklan untuk dilihat lebih besar, karena ruang lain berisi kolom-kolom berita yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga target sasaran memiliki kesempatan untuk mencerna isi pesan sambil membaca isi berita. Selain itu format landscape juga disesuaikan dengan bentuk mobil yang dijadikan objek visual dari kampanye Takaful Aboror. Efeknya semua media yang dugunakan juga berbentuk landscape baik itu penempatan pada majalah maupun billboard.


3. 4. 2. Layout

Penempatan elemen visual disesuaikan dengan alur baca, dari atas ke bawah atau dari kiri ke sebelah kanan. Objek visual atau ilustrasi sebagai elemen utama dibuat lebih besar dan tampak lebih mendominasi, hal ini berfungsi sebagai penarik perhatian bagi siapa saja yang melihat, kemudian target sasaran dibimbing untuk melihat elemen visual dibawahnya berupa garis aman polisi (polis line) yang berisikan informasi layanan telepon, copy visual yang menerangkan keunggulan Takaful Abror serta identitas perusahaan.


3. 4. 3. Tipografi

terdapat dua jenis huruf yang digunakan, pertama adalah jenis huruf Rockwell Bold yang diterapkan pada copy visual. Tujuannya adalah untuklebih mempertegas kebenaran dari janji Takaful Abror dalam memberikan jaminan lebih banyak dalam satu kali pembayaran premi.


Jenis huruf Rockwell

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

1234567890.,!?();":/-+=


Kedua, jenis huruf yang digunakan adalah Arial Narrow yang diterapkan pada tagline produk "kemudahan bersama". Penggunaan jenis huruf ini mengikuti dari jenis huruf yang digunakan sebagai logo type dari identitas Takaful Abror dan body line "asuransi kendaraan bermotor".


Jenis huruf Arial Narrow

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

1234567890.,!?();":/-+=


3. 4. 4. Ilustrasi

Ilustrasi yang ditampilkan menggunakan tekhnik fotografi yang menggambarkan kerusakan-kerusakan pada sebuah kendaraan mobil, kemudian kerusakan yang tejadi ditutupi dengan perban, benang jahitan dan plaster sebagai penjelasan atas jaminan asuransi. Akan tetapi jaminan yang diberikan hanya menutupi satu dari dua jenis kerusakan yang ada, hal ini mengilustrasikan keadaan yang mungkin akan terjadi jika masyarakat tidak menjadi peserta dari Takaful Abror. Pada media billboard misalnya, terdapat mobil jenis Minibus yang menabrak sebuah billboard sampai berlubang, akan tetapi hanya billboard yang dijamin dengan dibungkus perban, sedangkan mobil yang mengalami kerusakan justru dibiarkan begitu saja.


3. 4. 5. Warna

Pertimbangan dari warna yang akan digunakan mengacu pada identitas perusahaan, dimana terdapat warna Biru dan Hijau. Untuk menghadirkan warna yang sesuai maka diambil jalan tengah, warna apa saja yang bisa dikombinasikan dengan Biru dan Hijau. melihat dari panduan color mixer dibawah ini, jika bola hitam digeser ke atas atau ke bawah maka yang sesuai dengan warna biru dan hijau adalah semua warna antara Merah dan Kuning termasuk warna Maron dan Coklat karena dicampur dengan warna putih dan hitam.


Gambar 4 Color Mixer


Oleh karena itu, warna yang digunakan sebagai latar belakang dari identitas perusahaan adalah kuning yang kemudian menggunakan police line sebagai rasional kreatif ketika terjadi kecelakaan. Sedangkan untuk warna yang digunakan dalam ilustrasi merupakan perpaduan antara warna Hijau dengan Biru dalam mode RGB.

3. 4. 6. Gaya dan Kesan

Informasi yang disampaikan mengadopsi gaya bahasa personifikasi dengan mengumpamakan sebuah benda mati yang hidup, sama halnya dengan kalimat "ombak yang berkejar-kejaran" atau "sebuah mobil yang kesakitan". Kesan suram dan sedikit menyeramkan yang ditonjolkan untuk menggambarkan situasi yang terjadi ketika musibah benar-benar menimpa.

Thursday, June 3, 2010

KAMPANYE IKLAN TAKAFUL ABROR, BAB I

PENDAHULUAN


  1. 1. Latar Belakang

    Penggunaan kendaraan bermotor semakin marak belakangan ini, ditambah dengan para produsen yang bergerak dibidang ini semakin hari semakin produktif sehingga masyarakat calon pengguna dimanjakan dengan banyak pilihan. Kendaraan bermotor sejak awal penciptaannya memang sudah dirasakan manfaatnya terutama di masa sekarang, dimana setiap orang berlomba dengan waktu untuk dapat menyelesaikan urusannya masing-masing tanpa harus menguras banyak waktu dan tenaga.

    Namun kenyataan yang terjadi dilapangan seolah menunjukan hukum keseimbangan alam memang benar-benar berlaku, tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan bermotor, ternyata juga diiringi dengan meluasnya tingkat risiko yang dapat menyebabkan kerugian. Kerugian itu sendiri bisa datang karena terseret banjir misalnya, tersambar petir atau bencana alam lainya, bisa juga karena hilang dicuri orang atau tuntutan ganti rugi oleh pihak ketiga karena kendaraan miliknya rusak tertabrak.

    Risiko-risiko yang sudah terjadi memang tidak dapat dihindari, karena itu semua sudah merupakan ketentuan dari alloh SWT. tapi bukan berarti masyarakat harus menerima begitu saja kerugian yang dialami, justru sebaliknya masyarakat seharusnya berusaha mencari jalan agar dapat mengatasi kerugian yang terjadi. Berkaitan dengan hal ini terdapat beberapa cara yang dapat ditempuh untuk menangani kerugian yang menimpa (Bey Sapta Utama, 2006), yang pertama adalah dengan cara menanggungnya sendiri (Risk Retention), cara ini sangat mungkin dilakukan bagi masyarakat yang secara materi mampu menanggung risiko kerugian yang menimpa. Kedua, dengan cara mengalihkan risiko kerugian pada pihak lain (risk transfer), dimana masyarakat dapat memanfaatkan jasa asuransi untuk menanggung risiko yang tidak mampu dipikulnya sendiri dan yang ketiga, adalah dengan cara mengelolanya bersama-sama (risk sharing).

    Cara yang terakhir adalah cara baru dalam dunia perasuransian Indonesia yang coba diperkenalkan oleh PT. Asuransi Takaful Umum dalam produk asuransi kendaraan bermotornya atau yang disebut dengan Takaful Abror. Secara mendasar mekanisme Takaful Abror tidak berbeda dengan asuransi secara umum, perbedanya terletak pada sistem yang diterapkan yaitu berdasarkan ketentuan dalam syariah Islam, dengan perinsip bahwa kerugian yang diderita merupakan tanggung jawab semua peserta asuransi melalui premi yang diniatkan dari awal untuk membantu peserta lain yang tertimpa musibah, sehingga dengan adanya kebersamaan beban kerugian yang ditanggung oleh salah satu peserta akan jauh lebih ringan.

    Keberadaan asuransi memang membawa manfaat tersendiri bagi masyarakat, tapi kenyataanya sebagian besar masyarakat merasa enggan untuk mengikuti perogram asuransi. Banyak faktor yang melatar-belakangi hal ini, tidak hanya dari segi keagamaan yang melarang penggunaan bunga dalam asuransi, bukan juga kondisi ekonomi dan tingkat pendidikan, tapi pengaruh sikap ketidak jujuran sebagian besar pelaku bisnis asuransi juga turut mempengaruhi keengganan masyarakat untuk berasuransi. Fakta yang disayangkan adalah sebagian masyarakat yang mengerti manfaat asuransi, justru cenderung memilih jasa asuransi konvensional bahkan dari masyarakat muslim sendiri, sedangkan kesempatan dalam usaha meringankan beban risiko kerugian yang benar-benar sesuai dengan syariat Islam telah tersedia.

    Tidak dapat dipungkiri, alasan berinvestasi dalam lembaga asuransi adalah mencari keuntungan baik itu dari pihak peserta maupun dari perusahaan asuransi sendiri, permasalahanya adalah usaha seperti apa dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan yang dibenarkan dalam Islam. Pada umumnya masyarakat yang mengikuti perogram asuransi hanya memikirkan besarnya untung-rugi tanpa menghiraukan baik-buruknya keuntungan yang diperoleh. Hal ini disebabkan aturan main yang diterapkan asuransi konvensional lebih mendominasi sehingga kemunculan asuransi yang mempertimbangkan baik dan buruknya keuntungan yang diperoleh justru dianggap aneh.

    Oleh karena itu Takaful Abror sebagai lembaga asuransi dengan sistem syariah harus disosialisasikan agar masyarakat menyadari manfaat yang ditawarkan. Proses sosialisasi yang dilakukan adalah melalui kampanye iklan yang terencana, dengan membawa inti pesan yang akan disampaikan kepada khalayak sasaran melalui berbagai media komunikasi. Maksudnya adalah menanamkan merek Takaful Abror sebagai asuransi kendaraan bermotor yang benar-benar berlandaskan syariah, melalui kebersamaannya dan memperkenalkan kemudahan dalam mendapatkan banyak manfaat hanya dengan satu kali pembayaran premi setiap tahunnya.


  2. 2. Identifikasi Masalah

    Pada umumnya masyarakat Indonesia yang memiliki kendaraan bermotor belum menyadari manfaat asuransi yang memberikan jaminan atas kerugian yang diderita, ironisnya kesadaran tersebut baru akan timbul ketika musibah atau kerugian itu benar-benar terjadi. Sedangkan sebagian kecil masyarakat yang berusaha mengantisipasi resiko kerugian dengan mengasuransikan kendaraannya, sudah terbiasa dengan sistem yang diterapkan asuransi konvensional yang lebih dulu beroperasi di negara Indonesia.

    Perbedaan yang mendasari asuransi syariah dengan asuransi konvensional adalah dari sistem yang digunakan. Dalam mekanismenya asuransi syariah tidak menerapkan persentase bunga melainkan bagi hasil untuk mendapatkan keuntungan dan jika salah satu peserta mengalami musibah, maka perusahaan dan semua peserta yang ada akan turut membantu dengan sisihan premi yang dibayarkan. Takaful Abror juga menawarkan beberapa jaminan dan pelayanan dalam Paketan Abror dengan satu kali pembayaran premi per tahunnya.

    Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi perkembangan Takaful Abror. Namun selama ini komunikasi yang dilakukan untuk memperkenalkan manfaat yang ada masih kurang optimal, banyak masyarakat yang belum mengetahui akan keberadaan Takaful Abror apalagi manfaat yang tekandung di dalamnya. Takaful Abror hanya memfokuskan kegiatan komunikasinya pada staf marketing melalui majelis taklim, seminar dan pelatihan. Strategi ini masih belum cukup untuk memperkenalkan Takaful Abror lebih luas lagi kepada masyarakat, karena umat muslim yang ada di seluruh Indonesia tidak semuanya mengikuti majelis taklim, seminar dan pelatihan. Secara konteks Takaful Abror memang sebagai asuransi syariah, namun konten yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, baik masyarakat muslim ataupun non muslim.


  3. 3. Perumusan Masalah

    Kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat asuransi merupakan dasar masalah yang dialami setiap perusahaan asuransi di Indonesia. Dengan kampanye iklan yang dilakukan secara bertahap Takaful Abror berupaya untuk mengubah perilaku masyarakat terhadap asuransi khususnya kendaraan bermotor, dengan begitu selain memperkenalkan keunggulan dan manfaat yang ada melalui kampanye iklan, Takaful Abror juga berusaha menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa terdapat resiko kerugian dalam proses kepemilikan kendaraan bermotor.


1. 4. Batasan Masalah

Dalam mengkomunikasikan manfaat yang terkandung dalam Takaful Abror, dilaksanakan dengan mengkampanyekan kelebihan-kelebihan Takaful Abror melalui periklanan yang kreatif secara bertahap. Perancangan kampanye iklan tahap demi tahap merupakan batasan dari semua permasalahan yang ada, bagaimana memperkenalkan kepada khalayak keunggulan yang terdapat dalam Takaful Abror, sehingga manfaat yang terkandung dapat dimengerti dan diterima oleh seluruh masyarakat.


1. 5. Maksud dan Tujuan Perancangan

Maksud atas dibuatnya perancangan kampanye iklan Takaful Abror ini adalah untuk memperkenalkan dan menginformasikan secara kreatif kepada khalayak bahwa telah tersedia sebuah lembaga untuk membantu dalam usaha meringankan beban kerugian yang terjadi terhadap harta benda yang dimiliki, dalam hal ini berupa kendaraan mobil.

Tujuan utamanya adalah menampung sebanyak mungkin peserta untuk mencapai target premi yang telah ditentukan oleh pihak perusahaan, tujuan ini tidak akan pernah dapat diraih jika kesadaran masyarakat terhadap asuransi sendiri masih rendah. Oleh karena itu harus dilakukan upaya agar dapat merangsang kesadaran masyarakat, bahwa betapa besarnya manfaat asuransi ketika musibah itu benar-benar terjadi.


1. 6. Landasan Teori

Terdapat beberapa teori yang menjadi landasan untuk memecahkan masalah yang didapat selama mengikuti perkuliahan di Universitas Komputer Indonesia. Teori yang digunakan adalah teori-teori yang berkaitan dengan komunikasi dan desain yang kemudian diolah dengan data yang didapat melalui :

  • Wawancara

    Melakukan interaksi langsung dengan pihak yang bersangkutan mengenai data-data yang berkaitan dengan permasalahan.

  • Observasi

    Tekhnik pengumpulan data berdasarkan pengamatan langsung dari apa yang terjadi di lapangan.

  • Studi pustaka

    Yaitu dengan cara mencari data dan informasi yang diperlukan dengan jalan mempelajari dan membaca buku yang berhubungan dengan permasalahan.